BATIK TARAKAN RAMAH LINGKUNGAN


 


Batik atau kain bermotif yang dilukis menggunakan teknik khusus, merupakan warisan leluhur bangsa Indonesia. Setiap daerah di Indonesia memiliki kekhasan motif batik tersendiri. Kota Tarakan juga memiliki batik yang sangat khas. Motif-motif Batik Tarakan biasanya terinspirasi dari kekayaan alam Kota Tarakan, yakni dari flora dan fauna. Selain mengangkat tema kehidupan di alam, pemilihan pewarnaannya pun menggunakan bahan-bahan alami, bukan sintesis. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelestarian alam.




Tumbuhan pakis adalah adalah salah satu kekayaan alam Kota Tarakan yang diabadikan dalam motif batik. Awalnya Batik Pakis hanya dikenal di kalangan masyarakat Kota Tarakan saja. Namun, saat ini sudah populer di daerah-daerah lain bahkan hingga ke negeri tetangga. Selain Batik Pakis, Kota Tarakan juga punya Batik Kubedistik. Motif batik Kalimantan memang khas dengan gambar pucuk pakis untuk mengangkat karifan lokal.


Pakis – pakisan memang banyak tumbuh di Tarakan dan biasanya di konsumsi sebagai sayur pelengkap nasi. Ada juga motif Padaw Tujuh Dulung yang merupakan perahu khas suku Tidung Pesisir. Batik ini juga menggunakan pewarna Alami, yaitu dari tumbuhan yang ditemui di Tarakan, seperti daun mangrove, daun rambutan, kulit jengkol dan lain – lain. Karena itu, bisa dikatakan bahwa Batik Tarakan adalah kerajinan batik ramah lingkungan.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

SANG PENDEKAR ITU BERNAMA SOMAD

“ T U N D O K “ [Cara pengobatan tradisional adat budaya suku Tidung]